Pengertian system
Kata
system mempunyai beberapa pengertian, tergantung dari sudut pandang mana kata
di definisikan. Secara garis besar ada dua kelompok pendekatan, yaitu :
- Pendekatan
system yang lebih menekankankan pada elemen-elemen atau kelompoknyayang
dalam hal ini system itu di definisikan sebagai “suatu jaringan kerja dari
prosedur-prosedur yang saling berhubungan, berkumpul bersama-sama untuk
melakukan suatu kegiatan atau untuk menyelesaikan suatu aturan tertentu”
- Pendekatan
system sebagai jaringan kerja dari prosedur, yang lebih menakankankan
urutan operasi di dalam system. Prosedur didefinisikan oleh Richard
F.Neushl sebagai “ururtan operasi kerja (tulis-menulis), yang biasanya
melibatkan beberapa orang di dalam satu atau lebih department yang
diterapkan untuk menjamin penanganan yang seragam dari transaksi bisnis
yang terjadi.
- Karakteristik system
System
mempunyai beberapa karakteristik atau sifat-sifat tertentu, antara lain :
- Komponent
system (Component)
Suatu
system terdiri dari sejumlah komponen yang saling berinteraksi yang saling
bekerja sama membentuk suatu komponen system atau bagian-bagian dari system.
- Batasan
system
Merupakan
daerah yang mebatasi suatu system dengan system yang lain atau dengan
lingkungan kerjanya.
- Subsistem
Bagian-bagian
dari system yang beraktivitas dan berinteraksi satu sama lain untuk mencapai
tujuan dengan sasarannya masing-masing
- Lingkungan
luar system
Suatu
system yang ada diluar dari batas system yang dipengarahui oleh operasi system
- Masukan
system
Energy
yang masuk kedalam system, berupa perawatan dan sinyal. Masukan perawatan
adalah energy yang yang dimasukan supaya system tersebut dapat berinteraksi.
- Keluaran
system
Hasil
energy yang diolah dan diklasifikasikan menjadi keluaran yang berguna dan sisa
pembuangan
- Sasaran
system
Tujuan
yang ingin dicapai oleh system, akan dikatakan berhasil apabila mengenai
sasaran atau tujuan.
·
Klasifikasi
Sistem
Suatu
system dapat di klasifikasikan menjadi seperti berikut :
- System
abstrak dan system fisik
System
abstrak adalah suatu system yang berupa pemikiran atau ide-ide yang tidak
tampak secara fisik, sedangkan system fisik adalah system yang ada secara
secara fisik.
- System
alamiah dan system buatan manusia
System
alamiah adalah system yang terjadi melalui proses alam sedangkan system buatan
manusia adalah system yang dirancang oleh manusia.
- System
tertentu dan system tidak tertentu
System
tertentu adalah suatu system yang operasinya dapat diprediksi secara tepat
sedangkan system tak tertentu adalah system dengan perilaku ke depan yang tidak
dapat diprediksi
- Sistem
tertutup dan terbuka
Sistem
tertutup adalah sistem yang tidak terpengaruh oleh lingkungan luar atau
otomatis, sedangkan sistem terbuka adalah sistem yang berhubungan dan terpengaruh
oleh lingkungan luar.
Tujuan Sistem
Menurut
Azhar Susanto (2002) dalam (Djahir dan Dewi Pratita,2014) “tujuan sistem merupakan target atau sasaran
akhir yang ingin dicapai oleh suatu sistem” agar target tersebut bisa tercapai,
maka target tersebut harus diketahui terlebih dahulu kriterianya. Kriteria
dapat juga digunakan sebagai tolak ukur dalam menilai suatu keberhasilan suatu
sistem dan menjadi dasar dilakukannya suatu pengendalian.
Subsistem
menurut
Azhar Susanto (2002) dalam (Djahir dan Dewi Pratita,2014) “subsistem merupakan komponen atau bagian
dari suatu sistem, subsistem ini bisa fisik ataupun abstrack. Susbsitem istilah
yang digunakan untuk menunjukkan bagian dari sistem.
- Masukan
sistem
Menurut
Azhar Susanto (2002) input merupakan segala sesuatu yang masuk kedalam suatu
sistem. Input dapat berupa energy, manusia, data, modal, bahan baku, layanan,
dan lainnya.
Input
diklasifikasikan kedalam tiga kategori :
·
Serial Input,
Merupakan input yang diperoleh
sebagai hasil atau output sistem
sebelumnya
·
Probable input,
Merupakan potensial input yang dapat digunakan oleh suatu sistem
·
Feedback input,
merupakan bagian output dari sistem yang sama yang digunakan sebagai control
- Pengolah
sistem
Menurut
Azhar Susanto (2002), proses merupakan perubahan dari input menjadi output. Proses
ini mungkin dilakukan oleh mesin, orang atau computer. Proses mungkin berupa
perakitan yang menghasilkan satu macam ouput
dari berbagai macam input yang
disusun berdasarkan aturan tertentu
- Keluaran
sistem (output)
Menurut
Azhar Susanto (2002), output merupakan hasil dari suatu proses yang merupakan
tujuan dari keberadaan sistem.
- Lingkungan Sistem
Menurut
Azhar Susanto (2002), lingkungan sistem adalah factor-faktor diluar sistem yang mempengaruhi sistem.
Lingkungan sistem ada 2 macam :
·
Lingkungan external, yaitu lingkungan yang
berada diluar sistem
·
Lingkungan internal, lingkungan yang
berada di dalam sistem
Contoh model sistem Psikologi :
E-Counseling
Penggunaan
istilah konseling online adalah gabungan dari dua kata yaitu kata konseling dan
kata online, menurut Eisenberg (dalam Gunarsa, 2007) konseling adalah membantu
klien agar mampu menguasai masalah yang segera dihadapi dan yang mungkin terjadi
pada waktu yang akan datang. Sedangkan kata online adalah keadaan saat sebuah jaringan
(internet) terhubung pada komputer atau perangkat lain. Menurut Amani (2007) e-counseling
adalah konseling yang dilakukan melalui internet yang secara umum merujuk pada
profesi yang berkaitan dengan layanan kesehatan mental melalui teknologi
komunikasi internet. Menurut Fields (2011) menyebutkan bahwa e- counseling
merupakan sebuah layanan terapi yang relatif baru. Konseling dikembangkan dengan
menggunakan teknologi komunikasi dari yang paling sederhana dengan menggunakan telepon
maupun dari computer ke komputer hingga dengan menggunakan webcam (komputer dan
internet).
Menurut Haberstroh (2011) e-counseling adalah komunikasi antara
klien dan konselor dengan menggunakan streaming video dan audio komputer
sehingga tercipta komunisi antara klien dengan dengan konselor. Koutsonika
(2009) menjelaskan bahwa proses konseling tidak semudah yang dibayangkan.
Proses konseling memiliki kompleksitas permasalahan yang beragam dan isu yang
berbeda tergantung karakteristik setiap klien, selain itu juga pengguna
dihadapkan pada masalah etika dalam pengguanaan teknologi informasi, latar
belakang pendidikan, hokum, keterampilan dan masalah manajemen.
Daftar
Pustaka:
Amani, N. (2007). Investigating the nature, the prevalence,
and effectiveness of online counseling, A Thesis, Departmentf of
Educational Psychology, Administration and
Counseling, California State university Long Beach.
Fields, K. (2011).
About online counseling.
www.openmmindcounseling.com.
Gunarsa, S. D.
(2007). Konseling dan psikoterapi. Jakarta:
Gunung Mulia.
Koutsonika, H.
(2009) E-Counseling: the new modality:
online career counseling for greek tertiary education. Greece: In Press.
Haberstroh, S.,
& Duffey, T. (2011). Face-to-face
supervision of online counselors: supervisor perspectives. Retrieved from http://counselingoutfitters.com/vistas/vistas11/Article_66.pdf.
Kusrini.&Andri
Koniyo.(2007).Tuntutan Praktis Membangun
sistem Informasi Akuntansi dengan Visual Basic dan Microsoft SQL Server.Yogyakarta:C.V
Andi Offset.
Djahir
dan Dewi Pratita.(2014).Bahan Ajar Sistem
Informasi Manajemen.Yogyakarta:deepublish